Sabtu, 16 Februari 2013

Asal Mula Korean Pop ( K- Pop )

Popularitas K-Pop sebagai musik yang berasal dari Korea semakin gak bisa ditandingi lagi. K-Pop disukai dari kalangan remaja sampai kalangan separuh baya bahkan mulai dari anka SD pun mulai tahu musik ini. Akhir-akhir ini, seorang yang bernama Park Jae-sang menciptakan sebuah lagu dance bernama Gangnam Style yang sangat mendunia dan bahkan banyak video di Youtube yang beredar tentang parodi Gangnam Style. Tapi tahukah anda, sebenarnya K-Pop itu tidak lepas dari pengaruh Jepang dan Amerika. Berikut asal mulanya.

Pada tahun 1930-an, saat Korea masih dibawah kendali Nippon ( Jepang ), musik tradisional Korea mulai tergeser oleh aliran musik J-Pop yang menjadi awal mula perkembangan K-Pop. K-Pop saat itu masih belum terlalu beerkembang karena masih mengikuti aliran musik J-Pop. Pada saat Jepang sudah mundur karena kedua kotanya di bom nuklir, K-Pop mulai dipengaruhi musik barat karena Amerika mendirikan Pangkalan Militer di Korea guna menghadapi Uni Soviet pada Perang Dingin sekitar tahun 1950.

Musik Amerika dan Korea mulai bercampur di pangkalan militer tersebut sehingga sampai sekarang, musik Korea juga banyak terdapat unsur-unsur dari barat. Pada awalnya, K-Pop terbagi dalam berbagi genre. Yang terpopuler pada tahun 1960-an adalah musik genre Oldies dan kemudian digantikan oleh musik Rock yang dibawakan oleh Cho Yong-pil pada tahun 1970-an.

Pada tahun 1990-an, K-Pop cenderung mengarah ke arah musik Hip Hop dan dance. Pertama kali didebutkan dalam penampilan Seo Taiji dan Boys pada tahun 1992 dan musik pop Korea mulai menjadi genre Rap, Techno, dan Rock.

Pada tahun 2000-an pendatang-pendatang baru berbakat mulai bermunculan. Aliran musik R&B serta Hip-Hop yang berkiblat ke Amerika mencetak artis-artis semacam MC Mong, 1TYM, Rain, Big Bang yang cukup sukses di Korea dan luar negeri. Beberapa artis underground seperti Drunken Tiger, Tasha (Yoon Mi-rae) juga memopulerkan warna musik kulit hitam tersebut. Musik rock masih tetap digemari di Korea ditambah dengan kembalinya Seo Taiji yang bersolo karier menjadi musisi rock serta Yoon Do Hyun Band yang sering menyanyikan lagu-lagu tentang nasionalisme dan kecintaan terhadap negara. Musik techno memberi nuansa moderen yang tidak hanya disukai di Korea saja, penyanyi Lee Jung-hyun dan Kim Hyun-joong bahkan mendapat pengakuan di Cina dan Jepang. Musik balada masih tetap memiliki pendengar yang paling banyak di Korea. Musik balada Korea umumnya dikenal dengan lirik sedih tentang percintaan, seperti yang dibawakan oleh Baek Ji Young, KCM, SG Wannabe, dan sebagainya. Musik balada umumnya digemari karena sering dijadikan soundtrack drama-drama televisi terkenal seperti Winter Sonata, Sorry I Love You, Stairway to Heaven dan sebagainya.
Berbagai artis Korea meraih kesuksesan di dunia internasional seperti BoA yang menembus Jepang dan digemari di banyak negara. Kemudian artis-artis lain seperti Rain, Se7en, Shinhwa, Ryu Shi-won, dan sebagainya berlomba-lomba untuk menaklukkan pasar musik di Jepang. Rain tercatat sebagai artis Asia pertama yang mengadakan konser internasional bertajuk RAINY DAY 2005 Tour, di Madison Square Garden.

Begitulah K-Pop muncul dan menjadi sangat populer. Dan kenapa bisa masuk ke Indonesia ? Disebabkan karena kaum anak muda Indonesia yang suka mencari kebebasan, mulai tertarik dengan gaya K-Pop Korea yang selalu semangat dan koreografi yang spektakuler sehingga anak muda Indonesia terpancing dan mulai mengikuti aliran musik ini. Tapi saran saya, sebaiknya K-Pop juga digabungkan dengan tarian dan lagu asli Indonesia sehingga tidak terkesan plagiat dan menumbuhkan kreativitas diantara kaum anak muda Indonesia.
source http://danielim7.blogspot.com/2013/02/136852808914155.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar